Program Pembangunan Sentuh Desa Terisolasir

0
58

POSO,MEDIASULTENG.COM – Dikenal sebagai salah satu daerah terisolasir di Kabupaten Poso. Dusun Tamanjeka lambat laun mulai tersentuh program pembangunan baik dari sisi pembangunan infrastruktur yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Poso maupun pembangunan sumber daya manusianya.

Dansatgas Opster TNI Sintuwu Maroso bekerjasama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Poso Pada tahun 2016 diprakarsai oleh Kolonel Inf Muhammad Saleh Mustafa. Hal ini, menjadikan Desa Tamanjeka sebagai Pilot Project pembangunan Sumber Daya Manusia dengan memberikan bantuan-bantuan yang sifatnya pembinaan dan pembekalan keterampilan seperti pemberian bantuan mesin jahit dan kursus menjahit kepada Ibu – ibu di desa tersebut.

“Dalam mengembangkan keterampilan masyarakat, khususnya para ibu dalam keterampilan menjahit, kita melakukan kerjasama Kementrian Sosial RI,” katanya.

Bukan hanya itu, pihaknya juga melakukan pembukaan lahan kebun merica, sekaligus memberikan bantuan bibit merica serta menjalankan program Pustaka Keliling Babinsa dan banyak program bantuan lainnya yang kesemuanya bertujuan untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa tersebut.

Ia menambahkan, Dalam pelaksanaan Opster TNI Sintuwu Maroso 2017 kali ini, Dansatgas Opster Kolonel Inf Muhammad Saleh Mustafa kembali menjadikan Desa Tamanjeka menjadi bagian program kerja dalam bidang pengembangan sumber daya manusia (SDM).

“Dalam program kali ini, Satgas Opster melakukan Pendirian TK Pendidikan Usia Dini (Paud) yang nantinya bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Kab. Poso untuk penyiapan tenaga pengajar serta penyediaan buku-buku yang diperlukan dan Bunda Paud Indonesia (Bunda Kembar) untuk memberikan bimbingan teknis pengajaran,” ucapnya.

Ia menjelaskan, Program pendirian TK Paud di Desa tersebut, menjadi program lanjutan dari tahun sebelumnya, sehingga pelaksanaan Opster TNI tahun ini, diharapkan TK Paud ini, sudah dapat dibuka dan berjalan sesuai dengan rencana.

“Untuk memastikan program ini, dapat terlaksana maka Wadansatgas Opster TNI Sintuwu Maroso 2017 yang juga menjabat sebagai Dandim 1307/PS Letkol Inf Dodi Triyo Hadi, S.Sos bersama beberapa Perwira Satgas melakukan peninjauan lokasi yang akan dijadikan tempat didirikannya TK Paud di Desa Tamanjeka pada Jum’at (16/6/2017),” jelasnya.

Sementara itu, Letkol Dodi menjelaskan, bahwa rencana pembangunan dan pendirian TK Paud di Desa Tamanjeka sebagai wujud kepedulian dan pengabdian TNI kepada masyarakat dan Rakyat Indonesia.

“karena TNI berasal dari rakyat, untuk rakyat dan akan kembali ke rakyat, sehingga TNI merasa ikut bertanggungjawab dalam menyiapkan putera-puteri anak Indonesia yang akan melanjutkan perjuangan bangsa Indonesia dimasa yang akan datang,” katanya.

Ia menambahkan, selain itu, tujuan pendirian Paud ini sesuai dengan tujuan yang tercantum dalam Undang-undang Sisdiknas yaitu untuk membentuk anak Indonesia yang berkualitas.

“Dalam artiannya anak yang tumbuh dan berkembang sesuai dengan tingkat perkembangannya sehingga memiliki kesiapan yang optimal didalam memasuki pendidikan dasar serta mengarungi kehidupan dimasa dewasa nanti,” jelas Letkol Dodi.

Ia menambahkan, perlunya pendidikan anak usia dini (Paud) sangat mendasar dan strategis dalam pembangunan sumber daya manusia seutuhnya menuju masyarakat yang cerdas, karena bekal pendidikan yang baik sejak usia dini akan membawa masa depan bangsa yang lebih baik dimasa yang akan datang.

Kontributor : BAIM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here