DONGGALA, MEDIASULTENG.COM- Dugaan pemalsuan tanda tangan warga Desa Towale, Kecamatan Banawa Tengah, Kabupaten Donggala dalam dokumen LPJ tahap satu tahun 2016 di bantah keras oleh Kepala Desa Towale, Arjun.

Arjun mengungkapkan, dokumen LPJ ADD tahap satu tahun 2016 sudah sesuai prosedur. Bahkan kata dia, tahap satu dan dua sudah selesai diperiksa dan diasistensi oleh BPMD Kabupaten Donggala.

“Dokumen LPJ tahun 2016 tidak ada masalah. Sudah selesai diperiksa oleh BPMD. Soal tuduhan pemalsuan tanda tangan, itu tidak benar. Selaku pribadi maupun selaku Pemerintah Desa, saya tidak pernah memalsukan tanda tangan warga untuk dokumen LPJ ADD tahun 2016,” katanya kepada wartawan, Senin (17/7/2017)

Arjun menegaskan, warga yang merasa dipalsukan tanda tanganya dipersilahkan melapor ke Pemerintah Desa.

“Seyogyanya, kalau ada oknum yang merasa di palsukan tanda tanganya silahkan datang melapor. Pemerintah Desa siap berkoordinasi. Tapi sampai hari ini tidak ada yang melapor,” tuturnya.

Menurut Arjun, memalsukan tanda tangan adalah sebuah pelanggaran hukum. Selaku Pemerintah Desa dirinya tidak akan gegabah mengambil langkah yang merugikan Desa maupun dirinya secara pribadi.

“Sebagai Kepala Desa, tentu saya lebih berhati-hati mengambil sebuah keputusan. Apa lagi memalsukan tanda tangan, itu sebuah pelanggaran hukum,” pungkasnya.

Berita ini mencuat, setelah sebelumnya di media sosial facebook yang diunggah oleh akun Subhan Thahir tertanggal 15 Juli, beredar surat pernyataan beberapa warga Desa Towale terkait dugaan pemalsuan tanda tangan warga untuk laporan pertanggung jawaban pekerjaan MCK di dusun III Desa tersebut.

Pada salah satu surat pernyataan tertanggal 02 Juli 2017  atas nama Marhan disebutkan bahwa Marhan merasa tidak pernah menandatangani kwitansi atau menerima uang sebesar Rp.26. 324. 774 untuk pembelian bahan bangunan atau material pembangunan MCK dengan Pagu anggaran sebesar Rp 44 juta lebih tersebut.

Diduga kwitansi tersebut di lampirkan dalam dokumen LPJ ADD tahap satu tahun 2016 oleh Pemerintah Desa Towale.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here